PILPRES DITENGAH KEGALAUAN
Akhir-akhir ini terutama menejelang Pilpres kita disuguhi oleh peristiwa-peristiwa yang akan selalu kita ingat sebagai referensi kita didalam mengambil langkah berpolitik dan berbangsa. Kita semua ingat bagaimana PKS sebagai partai yang mengklaim dirinya paling bersih bermain gertak sambal dengan SBY sampai terakhir detik-detik deklarasi pasangan SBY-Boediono, beres setelah ditemui SBY disebuah hotel di Bandung. Ini sangat menyayat hati nurani kita masih teringat dibenak kta bagaimana PKS menepuk dada dengan tema PILEG 2009 mewujudkan parlemen yang bersih, sehingga dapat mengontrol pemerintahan sehingga dapat mewujudkan Clean governance. Tapi lacur PKS juga terjebak pragmatisme politik dagang sapi, ironis dan menyayat ahti nurani, bagaimana tidak kita masih ingat militansi kader PKS mereka tahan sambil berpuasa berjalan kaki melakukan sosialisasi dalam masa kampanye PILEG 2009, tanpa pamrih ikhlas dan dianggap ibadah, tapi kok Elit PKS tega…ya.
lalu bebrapa minggu yang lalu kita disuguhi oleh suatu adegan dimana salah seorang tim sukses SBY-Boediono yang seorang pengacara bertarif dolar ngomong asal, yang tidak mencerminkan kapasitasnya sebagi lawyer yang handal malah melontarkan komentar picik sempit dan arogan dan menyinggung ke ranah SARA, yang pada akhirnya merugikan Citra SBY dimata masyarakat.
Itulah gambaran kegalauan hati sya sebagai anak bangsa, bagaimana kita bisa bersaing dengan lain bila insan bangsa ini masih berpikir picik
If you want edit me? Go to your profile than add description text. ^_*